Jumat, 12 Juni 2009

Peradaban Islam

MEMBANGUN (KEMBALI) SEJARAH PERADABAN

Oleh : Akh. Muwafik Saleh, S.Sos, M.Si.


SEJARAH PERADABAN ISLAM :

Lebih kurang 14 abad kamu muslimin menguasai dunia dan meninggalkan jejak sejarah yang sangat berharga dan menjadi dasar pijak bagi pembangunan peradaban modern.

Dibidang keilmuan islam sejah abad 8 M telah melahirkan banyak ulama ilmuwan caliber dunia peletak sejarah keilmuwan modern. Semisal : Jabir Al Hayyan (bapak ilmu kimia, pendiri lanoratorium I, TH. 712 M), Al Khwarizmi (Matematiawan Ulung), Al Farghani & Ibnu Rusta (Astronom abad 8-10 M) dll.


BUKTI LAIN PERADABAN ISLAM :

1. Bagdad menjadi ibu kota ilmu pengetahuan tempat bertemunya para ilmuan, filusuf, peneliti dari seluruh penjuru dunia di darul hikmah untuk mengungkapkan rahasia alam semesta. Pada masa Daulah Abbasiyah. Didirikan oleh Khalifah Al Ma’mun. tahun 830M/215H.

2. Di spanyol berdiri perpustakaan besar kordova (787M) pada masa kekhalifahann mu’awiyyah. Bahkan sekarang kita masih mengenal selat Giblartar. Yang diambil dari nama jabal thariq dengan pimpinannya pada saat masuk spanyol / Andalusia (711M) adalah Thariq bin ziyad.

3. bahkan jauh sebelum peradaban modern melakukan sesuatu Islam telah melakukannya dan menjadi ispirasi bagi mereka seperti : pada TH. 694 M/ 73 H pada masa daulah Umayyah , khalifah Abdul malik bin Marwan, melakukan Penyatuan Mata Uang dunia Islam (Mata uang Emas Dinar dan mata uang perak dirham),& pada TH. 703M/84H), beliau menjadikan Bahasa Arab sebagai bahasa pemersatu dan bahasa resmi di seluruh wilayah Islam.

4. Hasil karya fenomenal monumental yang menjadi dasar dalam pengembangan keilmuan modern, misalkan temuan tokoh ilmuwan islam :

· Aljabar & trigonometri oleh : Abu Ja’far Muhammad bin Musa Alkhwarizmi. Sekaligus yang berjasa menemukan angka Nol. Sebagai peletak dasar perkembangan beragam keilmuan dan teknologi modern.

· Bidang Kedokteran : Eropa saat itu menyatakan penyakit disebabkan oleh roh jahat. Namun Ilmuwan muslim kala itu berdasarkan hasil penelitian mereka menyimpulkan bahwa penyakit disebabkan oleh makhluk kecil yang terlalu kecil utnuk dilihat dan pasien harus dirawat ditempat terpisah dari orang-orang sehat. (awal Rumah sakit pertama di dunia. TH. 877M di Mesir oleh Ahmad bin Thulun)

· Astronomi : bumi dan semua planet mengelilingi matahari (heleosentris)


SISA PERADABAN DI INDONESIA :

· Model Tata kota (pusat kota) model yang dibuat oleh masa kerajaan Islam (utusan dari masa kekhilafahan Usmaniyah) : pusat pemerintahan, alun-alun (ruang publik), masjid, pasar.


KUNCI MEMBANGUN PERADABAN : SEMANGAT MENUNTUT IMU & MENGEMBANGKAN ILMU PENGETAHUAN.

Beragam Bukti antara lain :

Ulama Andalusia, mengulang-ngulang kitab Shahih Bukhari sebanyak 700 kali.

Al Mazini membaca kita Ar Risalah karya Imam Asy Syafi’I sebanyak 500 kali.

Ibnu Idris mampu mengkhatam Al Qur-an di rumahnya sebanyak 4000 kali.

Ibnu Hajar Asqolani menulis kitab Fathul Bari yang untuk membacanya saja banyak kalangan ulama yang tidak sanggup.

Ibnu Jarir Ath Thobari setiap harinya membuat tulisan (buku).

Ibnu Sina setiap harinya menulis catatan walau dalam perjalanan.

Ibnu Uqail al Hambali menulis kitab Al Funuun sebanyak 7 jilid dan ini dilakukannya pada waktu senggang.

Ibnu Al Jauzi menulis 1000 judul kitab

Ibnul Al Anbari hafal 120. 000 bait.

Atho’ bin Abi Rabah, menuntut ilmu di masjidil haram dan tidur di sana selama 30 tahun.

Jarir ibn Abdullah menempuh perjalanan sebulan penuh dari kota Madinah ke kota Arisy di Mesir HANYA demi mencari 1 hadist.

Imam Malik menulis kita Al Muwaththa’ dalam belasan jilid dan Muqaddimahnya menjadi 1 kitab tersendiri.

Imam Ahmad menempuh perjalanan ribuan kilometer untuk mencari 1 hadist bahkan tetap menuLis sampai usia 70 tahun.

Imam Syafi’I terjaga semalaman sampai fajar dalam mempelajari 1 hadis dan 1 masalah, malam-malanya diisi dengan membaca, belajar dan ibadah.

Imam Al Bukhari menulis kitab Shohih Bukhari selama 16 tahun dan selalu shalat 2 rakaat setiap kali menulis 1 hadist dan mohon petunjuk Allah swt.

LIMA PILAR PERADABAN

1. WORDVIEW

2. ILMU PENGETAHUAN

3. BUDAYA BERBASIS NILAI

4. KEAGUNGAN NILAI (VALUES)

5. KONSTRUKSI REALITAS


NAMUN APA YANG TERJADI SEKARANG :

Seakan peradaban islam hilang dari realitas dan tergantikan dengan model peradaban yang dikembangkan oleh barat. Bidang ekonomi : sistem riba kapitalistik, bidang politik : demokrasi liberalistik, sistem sosial liberal hedonistik, dsb.


PROBLEMATIKA UMAT

1. Keterbelakangan dunia islam (politik, ekonomi, budaya, iptek)

2. Keilmuan & pengembangan ilmu pengetahuan – teknologi, mengekor pada barat

3. Pop culture vs science culture

4. Wordview : islam vs kapitalis


APA SEBABNYA

1. Lemahnya pemahaman wordview islam

2. Lemahnya semangat mempelajari & aplikasi islam dalam keilmuan

3. Tidak berani menampilkan identitas islam

4. Lemahnya kreatifitas keilmuwan berbasis spiritual

5. Sistem global - konspiratif


KENAPA ?

1. Kaum muslim tidak percaya diri dengan nilai-nilai peradaban yang pernah dibangunnya atau mungkin karena ketidaktahuan mereka.

2. Kaum muslim lebih bangga dengan hasil peradaban budaya lain, karena wajah kaum islam lemah dan terlemahkan, buruk, miskin, bodoh dan dikesankan buruk (demonoligisasi) penyetanan islam.

3. Kaum muslim jauh dari ajaran islam. Islam mengajarkan iqra’ tapi kita lebih banyak berdiam diri.


ISLAM MAMPU MENJADI PERADABAN DUNIA BERMULA DARI SEMANGAT PENGUASAAN KEILMUAN & KARYA KEILMUAN.

· Dan dalam sejarahnya hal ini selalu bermula dari masjid melalui halqoh ulama, halqoh-halqoh keilmuan. Sehingga kemudian melahirkan semangat dan motivasi bagi para muridnya untuk mengembangkan keilmuan. Lalu lahirlah tokoh-tokoh besar. Ulama madzahib.


REALITASNYA SEKARANG : KAUM MUSLIM & NEGERI-NEGERI KAUM MUSLIM TIDAK LAGI MENJADI KIBLAT KEILMUAN BAHKAN LEBIH SUKA MENGKONSUMSI BUDAYA KEILMUWAN BARAT


APA SEBAB KAUM MUSLIM TIDAK MAMPU LAGI MEMEGANG PERABADAN DUNIA ?

1. Tujuan belajar ilmu & Semangat idealisme berfikir keilmuwan telah tergantikan dengan semangat berfikir & tujuan-tujuan praktis pragmatis. Seperti : tujuan belajar = untuk bekerja

2. Budaya menghasilkan karya keilmuwan tergantikan dengan budaya seni (banyak pertunjukan kegiatan seni-musik dibandingkan forum keilmuan : dialog, diskusi, halqoh, seminar dsb). Contoh : Mhs disaat menunggu dosen : “ cangkruan“, jarang ditemukan dosen membuat halqoh / forum diskusi dengan mhs di taman2, ruang-ruang terbuka sebagaimana yg dilakukan semasa kekhalifahan islam.

3. Ummat lebih cinta dunia daripada cinta ilmu dan akhirat.


BAGAIMANA SOLUSI :

1. Membangkitkan kembali spirit / semangat keilmuwan dikalangan ummat dan Membangun kembali pusat-pusat keilmuan (perguruan tinggi), dan menguatkan kembali dan meramaikan budaya keilmuan : halqoh, diskusi-diskusi keilmuan, secara formal & informal.

2. Menjadikan Al quran, Hadist sebagai sumber inspirasi dalam menkaji mendalami keilmuan.

3. Pemahaman / kajian keislaman haruslah lebih awal dikuasai dan terinternalisasi sebelum mengembangkan kajian keilmuan lainnya. Jika sebaliknya : maka islam hanya akan sebatas sebagai justifikasi belaka. Tidak sebagai dasar pengembangan keilmuan.

4. Menjadikan masjid sebagai pusat kajian keilmuan dan jangan menjadikan masjid sebagai tempat pengembangan kepentingan2 kelompok. (masjid kelompok)

5. Integrasi keilmuan, jangan memisahkan antara ilmu agama dengan ilmu umum. Karena ilmu seharusnya dilingkupi oleh nilai-nilai agama. Ilmu dalam islam tidaklah bebas nilai. Sehingga ilmu dan hasil keilmuwan itu menjadi bercahaya, bermanfaat dan mampu mendekatkan pada Sang Pencipta.

Q.S. Ali Imran : 3 : 190

APA YANG DAPAT DILAKUKAN (SECARA INDIVIDUAL)

  1. Kembalilah ke pangkuan islam
  2. Jadikan alquran – hadist pedoman
  3. Belajar pada sejarah & jadikan sebagai inspirasi untuk bangkit
  4. Tampilkan pribadi muslim yang khas
  5. Tingkatkan kualitas diri
  6. Hiduplah untuk masa depan


APA YANG DAPAT DILAKUKAN OLEH LEMBAGA DAKWAH ?

a. 3 PILIHAN ORIENTASI :

1. gerakan Politik

2. gerakan pembinaan

3. gerakan keilmuwan

Langkah yang terbaik dalam upaya membangun kembali peradaban adalah dengan melakukan penguatan pada gerakan pembinaan dan gerakan keilmuwan. Dan jangan terlena hanya semata pada gerakan politik. Walau memang politik (baca : kekuasaan) sungguh sangat menggiurkan bahkan pula melenakan. Janganlah lembaga dakwah terlena dengan semata gerakan politik. Karena hal yang melenakan akan dapat membunuh kepekaan.

b. LAKUKAN PENGUATAN KELEMBAGAAN


PESAN MUWAFIK : BERTINDAKLAH UNTUK HARI INI, NAMUN HIDUPLAH UNTUK MASA DEPAN GORESKAN TINTA SEJARAH BAGI KEHIDUPAN. AMBILLAH BAGIAN DALAM PERJALANAN SEJARAH DAN JADILAH SEJARAH ITU SENDIRI RAIHLAH KEMBALI KEJAYAAN ISLAM…….

Sabtu, 16 Mei 2009

PR / Humas Organisasi Dakwah

PUBLIC RELATIONS ORGANISASI DAKWAH

Oleh : Akh. Muwafik Saleh, S.Sos,M.Si

PR DALAM ORGANISASI :

1. The Art of Communication

2. State of Being

FUNGSI PR :

1. Manajemen komunikasi

2. Untuk menjalin hubungan baik dengan semua publik (internal / eksternal)

3. Mencipta saling pengertian publik

4. Menjamin opini positif bagi organisasi

5. Alat manajemen : monitor opini publik

6. Membangun Citra Positif bagi organisasi


PRINSIP KOMUNIKASI

1. Komunikasi Suatu Proses Simbolik

2. Setiap Perilaku Mempunyai Potensi Komunikasi

3. Komunikasi Terjadi Dalam Konteks Ruang dan Waktu

4. Semakin Mirip Latar Belakang Sosial Budaya Semakin Efektif Tindak Komunikasi.

5. Komunikasi Bersifat Irreversible

MENGAWALI HUBUNGAN BAIK DALAM BERKOMUNIKASI

1. Kerahkan pikiran positif

2. Perlakukan setiap orang penting

3. Kembangkan jabat tangan sensasioal

4. Tatap matanya sementara anda jabat tangan

5. Ingat namanya dengan baik

6. Tersenyum 5 detik lebih lama secara ajaib

7. Hidupkan empati, tanggapi perasaan orang lain

8. Tataplah secara antusias & Bangun antusiasme anda :

- arahkan posisi tubuh,

- pertahankan senyuman (bibir simetris),

- lakukan kontak mata langsung penuh perhatian &

anggukkan kepala 3 :1,

- ungkapkan : ya,ya ..,

- pelihara kekaguman anak-anak pada dunia

9. Jangan SOK : Salahkan, Omeli, Kritik

10. KEY WORD : BERSIKAPLAH RAMAH & HANGAT DG SETIAP ORANG


APA YANG DILAKUKAN PR ORGANISASI ?

  1. PR WRITING : news letter (brosur, pamflet, internet dsb)
  2. GOOD RELATIONSHIP : internal, eksternal, interpersonal communications, SMS, small letter
  3. MONITOR OPINI PUBLIK : POP
  4. MANAJEMEN ISU / OPINI
  5. MEDIA RELATIONS : Konferensi pers, pers release, pers gathering
  6. JUBIR ORGANISASI
  7. LOBBYING
  8. COMPANY PROFILE
  9. SPECIAL EVENT : Exhibition, Festival, Fair, Open House, Seminar, Parade dsb
  10. MANAJEMEN KRISIS
  11. DOKUMENASI & KLIPING
  12. PUBLISITAS


KETERAMPILAN YANG HARUS DIMILIKI

  1. Communications skill
  2. Good Relationship Skill
  3. Persuasive skill
  4. Lobbying skill
  5. PR Writing skill

· PR adalah penerapan strategi komunikasi dalam menjalin hubungan baik dengan publik untuk kepentingan organisasi

· Jadilah setiap individu PR bagi organisasi untuk memajukan dakwah Islam

KISAH PUBLIC RELATIONS PERTAMA DALAM ISLAM

MUS’AB BIN UMAIR : DUTA PERTAMA KE MADINAH


Mush’ab bin Umair. Ia lahir dan dibesarkan dalam kesenangan, serba berkecukupan, biasa hidup mewah dan dimanjakan oleh kedua orang tuanya.

Namun ketika ia kemudian memilih mengikuti Rasulullah saw, ditinggalkanlah semuanya itu. Suatu hari ia tampil di hadapan beberapa orang muslimin yang sedang duduk di sekeliling Rasulullah saw. Demi memandang Mush’ab, mereka sama menundukkan kepala dan memejamkan mata, sementara beberapa orang matanya basah karena duka. Mereka melihat Mush’ab memakai jubah usang yang bertambal-tambal, padahal belum lagi hilang dari ingatan mereka pakaiannya sebelum masuk Islam – tak ubahnya bagaikan kembang di taman, berwarna warni dan menghamburkan bau yang wangi.

Adapun Rasulullah, menatapnya dengan pandangan penuh arti, disertai cinta kasih dan syukur dalam hati, pada kedua bibirnya tersungging senyuman mulia, seraya berkata: ”Dahulu saya lihat Mush’ab ini tidak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orangtuanya, kemudian ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya.”

Demikian Mush’ab meninggalkan kemewahan dan kesenangan yang dialaminya selama itu, dan memilih hidup miskin dan sengsara. Pemuda ganteng dan parlente itu, kini telah menjadi seorang melarat dengan pakaiannya yang kasar dan usang sehari makan dan beberapa hari menderita lapar. Tetapi jiwanya yang telah dihiasi dengan aqidah suci dan cemerlang berkat sepuhan Nur Ilahi, dengan fikiran yang cerdas dan budi yang luhur, sifat zuhud dan kesungguhan hati, telah mengubah dirinya menjadi seorang manusia lain, yaitu manusia yang dihormati, penuh wibawa dan disegani. Mush’ab adalah duta pertama yang diutus Rasulullah saw kepada penduduk kota Madinah.

Sesampainya di Madinah, Mush’ab singgah di rumah As’ad bin Zurarah. Sementara itu ada dua orang yang bernama Sa’adz bin Mu’adz dan Usaid bin Hudhair, keduanya adalah pemimpin suku Bani Abdil Asyhal. Keduanya adalah penganut kepercayaan nenek moyang mereka.

Ketika mendengar berita tentang Mush’ab, Sa’ad berkata kepada Usaid, “Pergilah, temui orang yang telah memasuki wilayah kita dan mengelabui masyarakat kita yang lemah itu. Usir keduanya dan jangan sekali-kali diperbolehkan mendatangi kaum kita. Kalau bukan karena keberadaan As’ad niscaya aku sudah pergi mendatangi mereka dan tidak menyuruhmu. Seperti yang kamu ketahui, ia (As’ad bin Zurarah) adalah anak bibiku.”

Usaid mengambil tombaknya lalu pergi mendatangi Mush’ab dan As’ad. Bagaikan singa hendak menerkam, Usaid berdiri di depan keduanya, bentaknya, “Apa maksud kalian datang kepada kami dan menipu orang-orang yang lemah? Tinggalkanlah kami, jika kalian masih menyayangi nyawa kalian!”

Tetapi Mush’ab tetap tenang dengan air muka yang tidak berubah. Seperti tenang dan mantapnya samudera dalam, laksana terang dan damainya fajar, terpancarlah ketulusan hatinya, dan berkatalah ia dengan perkataan yang lemah lembut, “Bagaimana jika Anda duduk terlebih dahulu dan mendengarkan perkataan kami? Seandainya Anda menyukai nanti, maka ambillah. Sebaliknya jika tidak, kami akan menghentikan apa yang tidak Anda sukai itu”

Sikap tenang dan lembut inilah yang dapat melunakkan hati sekeras apapun. Usaid berkata, ”Anda berlaku adil.” Kemudian ia meletakkan tombaknya dan duduk. Mush’ab lalu memberitahukan dan menjelaskan kepadanya tentang Islam dan membacakan ayat-ayat Al Qur’an

Demi mendengar Mush’ab, maka cahaya hidayah pun menerangi hati Usaid, kemudian ia berseru,”Alangkah indahnya ajaran-ajaran ini. Apa yang kalian perbuat tatkala hendak memasuki agama ini?” Mush’ab menjawab,”Mandilah dan bersihkan kedua pakaianmu. Kemudian ucapkanlah syahadat dan setelah itu dirikanlah sholat.” Usaid kemudian bangkit untuk mandi dan membersihkan pakaiannya, lalu mengucap syahadat dan dilanjutkan dengan sholat dua rakaat. Kemudian ia berkata, ”Ada seorang laki-laki, jika ia masuk Islam, maka seluruh kaumnya akan mengikutinya. Saya akan menyuruhnya menghadap kalian. Orang itu bernama Sa’ad bin Mu’adz.”

Demikianlah, apa yang terjadi pada Usaid kemudian terjadi pula pada Sa’ad bin Mu’adz. Setelah mendengar uraian Mush’ab, Sa’ad pun merasa puas dan masuk Islam pula, disertai kaumnya, Bani Abdul Asyhal. Keduanya menceritakan, ”Demi Allah, kami sudah melihat pada wajahnya pancaran cahaya Islam, sebelum ia berkata dengan wajah yang lebih ceria.”

Hikmah:

Akhlak yang baik dan penampilan yang menarik, wajah yang ceria berhias senyum, pandangan tulus penuh kasih sayang dan penuh rasa cinta karena Allah yang ditujukan pada hati, serta tutur kata yang lemah lembut, akan membuat orang yang baru saja memandang menjadi tertarik dan simpati. Karena pada hakikatnya, dakwah adalah menawarkan sebuah risalah dan landasan pola berpikir yang tercermin dalam akhlak, kepribadian, dan penampilan. Imam Hasan Al-Banna pernah mengatakan, ”Seorang muslim ibarat buku yang senantiasa terbuka, kemana pun ia berjalan, itu adalah dakwah.”

Sabtu, 02 Mei 2009

Komunikasi Dalam Penyuluhan

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PENYULUHAN & KONSELING

Oleh :

Akh. Muwafik Saleh, S.Sos, M.Si


TUJUAN KOMUNIKASI

  1. Untuk mentransfer ide
  2. Agar orang mau : mengerti, percaya, bekerjasama, membantu.
  3. Mempengaruhi orang lain & motivasi
  4. Merebut opini
  5. Berinteraksi dan berhubungan baik dengan orang lain.


PRINSIP KOMUNIKASI

  1. Komunikasi Suatu Proses Simbolik
  2. Setiap Perilaku Mempunyai Potensi Komunikasi
  3. Semakin Mirip Latar Belakang Sosial Budaya Semakin Efektif Tindak Komunikasi.
  4. Komunikasi Bersifat Irreversible

PRINSIP DASAR MEMPENGARUHI ORANG LAIN

  1. Genuine Interest (Beri Perhatian Yang Tulus)
  2. Understanding (Cobalah Mengerti Lebih Banyak Tentangnya)
  3. Respect (Berilah Penghargaan Termahal)
  4. Helpfullness (Bantulah Dengan Sepenuh Hati)


TEKNIK KOMUNIKASI :

  1. Participation - Simulation
  2. Association
  3. Icing Device (Memangkitkan Emosi)
  4. Pay Of Idea (Sugesti)
  5. Empaty
  6. Fear Arousing
  7. Testimonial


Kemampuan anda mendengarkan orang lain akan jauh lebih berpengaruh dari pada anda hanya sebatas mengobral kata


MENJADI PENDENGAR YANG BAIK

  1. Diam
  2. Sadarilah bahwa mendengarkan adalah sesuatu yang anda lakukan demi sukses pribadi
  3. Bersedia mendengarkan lebih baik
  4. Mengurangi rasa mementingkan diri sendiri
  5. Siaplah untuk mendengarkan
  6. Berikan konsentrasi lebih besar kepada pembicara
  7. Amati isyarat non verbal
  8. Tahan nafsu anda
  9. Jangan rencanakan tanggapan anda ketika orang sedang bicara
  10. Berusahalah pahami perasaan pembicara
  11. Tatap wajahnya dan Berikan anggukan kepala anda dengan meyakinkan
  12. Hadapkan seluruh tubuh anda pada pembicara


MANFAAT MENDENGARKAN

  1. Menjauhkan anda dari kesukaran
  2. Memberitahukan kepada anda apa yang sedang terjadi
  3. Membuat diri anda lebih kompeten
  4. Membuat diri anda tampak cerdas
  5. Meningkatkan keampuhan anda
  6. Membantu anda memahami orang lain
  7. Memenangkan perhargaan
  8. Negosiasi bagi anda
  9. Mengurangi rasa marah pada orang lain
  10. Membangun pengakuan dalam diri orang lain
  11. Mengantarkan cinta dalam hidup anda

Minggu, 19 April 2009

PAKET TRAINING INSAN DINAMI INDONESIA


PAKET PELATIHAN INSAN DINAMI INDONESIA


1. ORGANIZATIONAL AND LEADERSHIP MANAGEMENT TRAINING

Target : Melatih kemampuan dan keterampilan individu dalam memimpin dan mengelola kelompok, meningkatkan kemampuan komunikasi, kreatifitas, kemampuan mengelola konflik dan kerja sama tim yang efektif.

Sasaran : kalangan profesional, karyawan pemerintah pada level top & middle management baik instansi pemerintah, BUMN, maupun perusahaan, pelajar (Mahasiswa, Siswa) Pengurus Organisasi, umum.

Materi Program : Effective Leadership Strategic, Style and Leadership Power, Effective Communication, Culture Organization Building, SWOT Analysis, Paper Work and Job Planning, Effective Team Building, Conflic Management, Decition Making Strategic, etc.

2. SPIRITUAL LEADERSHIP & MANAGEMENT TRAINING

Target : melatih bagaimana seseorang memiliki keterampilan memimpin dirinya sendiri dan mengelola masa depan dan mengenalkan bagaimana seseorang mengelola emosinya dengan baik. Sasaran_: kalangan profesional, karyawan pemerintah pada level top & middle management baik nstansi pemerintah, BUMN, maupun perusahaan, pelajar (Mahasiswa, Siswa) Pengurus Organisasi, umum.

Materi Program : Effective Leadership, Success Attitude, Spiritual Management, Emotional Spiritual Qoutient (ESQ), Quantum Emotional Intelligence, Quantum Spiritual Intelligence), Meaning of Life, life Success, Intra Personal Skill, Happy Ending, etc.


3. SELF DEVELOPMENT TRAINING

Target : Meningkatkan kemampuan mengelola diri, mengelola hidup dan merancang masa depan, serta memotivasi diri menjadi yang terbaik dalam kehidupan, hidup efektif dan penuh makna yang mengantarkannya menjadi THE WINNER sejati.

Sasaran : kalangan profesional, karyawan pemerintah pada level top & middle management baik nstansi pemerintah, BUMN, maupun perusahaan, pelajar (Mahasiswa, Siswa) Pengurus Organisasi, umum.

Materi Program : Self Concept Building, Self Confidence Building. Creativity and Optimistic, Seven Habits Effective on The Holy Qur-an, Skillfully Tips of Life Problems, Skillfully Friendship, Time Management, Critic Art, Smile Forever, Create your Life, Life Mapping, Light Personality, etc.


4. ACHIVEMENT MOTIVATION TRAINING

Target: melatih kemampuan motivasi berprestasi dan membangun motivasi diri untuk mengembangkan potensi diri secara optimal.

Sasaran : kalangan profesional, karyawan pemerintah pada level top & middle management baik nstansi pemerintah, BUMN, maupun perusahaan, pelajar (Mahasiswa, Siswa) Pengurus Organisasi, umum.

Materi Program : Know Your Self, Who Am 1, Know Your Self Need, Character Building, Undestanding My Self & Others, Life Mapping, Manage Your Opportunity, Light Future, Creative Thingking, Positive Thingking Strategic, Scale of Priority Strategic, Success Management, etc.


5. THE WINNER TRAINING

Target : melatih peserta untuk memiliki sikap positif dengan tujuh kebiasaan positif menuju sukses tanpa batas (unlimited success)

Sasaran : kalangan profesional, karyawan pemerintah pada level top & middle management baik nstansi pemerintah, BUMN, maupun perusahaan, pelajar (Mahasiswa, Siswa) Pengurus Organisasi, umum.

Materi Pelatihan :

Positive Image Building, Brainware Management, basic winning, personal winning, social winning, great winning, Total action for the winner (outbound).


6. SPIRITUAL WORKER TRAINING : BEKERJA DENGAN HATI NURANI

Target : Memberikan motivasi dan perubahan paradigma bagi para pekerja agar menjadikan setiap langkah aktifitasnya dalam bekerja lebih bernilai spiritual dan sebagai bagian dari pengabdian yang mulia sehingga diharapkan dapat Meningkatkan produktifitas kerja demi tercapainya tujuan dan visi organisasi (perusahaan, instansi) tempat bekerja

Sasaran : Pekerja atau karyawan pada semua level management baik untuk instansi pemerintah, BUMN, perusahaan.

Materi Pelatihan : Breaking paradigm (Mendobrak Paradigma), Memaknai Kehidupan, Manajemen Qolbu : Mengelola Potensi Kemanusiaan, Penyakit Qolbu : Virus di tempat kerja, Stress Management by Spiritual Based (Manajemen Stress), Self Instropection (muhasabah, renungan), Spiritual Worker Building (Bekerja dengan Hati Nurani).

7. HOW TO BE THE MAESTRO TRAINER

Target : Melatih menjadi seorang trainer / fasilitator yang handal dalam memandu kelompok diskusi, pelatihan, pemandu seminar serta kemampuan berbicara di depan forum dan kemampuan menyakinkan orang lain.

Sasaran : Pengurus Organisasi , Instruktur / fasilitator pelatihan, Calon instruktur, MC, Moderator seminar, Siswa, Mahasiswa, dsb.

Materi Pelatihan :

Basic Concept, The Principle and Basic Strategic of Training, How to Create The Training Atmosphere, Environment Orchesting, Effective Communication, Ice Breaking Skill, Management Game, Body Languange, How to be the Great Communicators, Great Trainers / Facilitator.etc.

8. QUANTUM TEACHING TRAINING.

Target : Melatih dan memberikan bekal dan melatih para guru tentang bagaimana mengelola proses pembelajaran dan mengorkestrasikan seluruh proses pembelajaran. serta mampu menjadi pengajar kreatif yang dapat melejitkan potensi siswa.

Sasaran : Pengelola Lembaga Pendidikan, Guru TK, SD, SMP, SMU, calon guru, orang tua kreatif (Wali Murid).

Materi Pelatihan :

Professional Teachers, Quantum Teaching Principles, More Orchestring, Learning Style, Your Thingking Style, Teach the Life Skill, Brainware Management, Comfort Zone, Super Learning Condition, Accelerated Learning, The Great Teachers, Active Learning, etc.


9. QUANTUM LEARNING TRAINING

Target : melatih siswa untuk dapat meningkatkan kualitas belaiar untuk menggapai puncak prestasi yang diharapkan.

Sasaran : Siswa ( SMP,SMU) kelas 3, mahasiswa, orang tua masa depan.

Materi Pelatihan: Brainware Management, Multy intelligence, super learning, Enjoyfull Learning, Speed Writer, Speed Reading, Super Memory, Smart Mathematic, Creative Thingking, Unlimited Learning.

10. THE BEST GENERATION TRAINING

Target : melatih peserta untuk memiliki sikap positif dan budaya serta kepribadian positif sebagai generasi terbaik yang tangguh.

Sasaran : siswa, mahasiswa (MOS/Ospek), guru, wali murid.

Materi Pelatihan : Positive Image Building, Brainware Management, Leadership, The Learning Revolution, Super Memory, Accelerated Learning, Self Achivement Motivation, Frienship and Self Understanding with Others, The Key of Life Success, Student Culture ‑ School Culture, Positive Attitude Building.


11. ENTERPRENEURSHIP TRAINING

Target : melatih peserta menjadi individu yang memiliki jiwa wirausaha sejati, mendobrak budaya mandiri, berani mengambil resiko usaha , mampu menangkap setiap peluang usaha yang ada sehingga berhasil menjadi wirausaha sejati yang sukses.

Sasaran : Profesional (khususnya karyawan yang memasuki masa persiapan pensiun / MPP) Pengusaha Kecil Menengah, pelajar (siswa SMP – SMU, lulusan SMU, Mahasiswa), , semua kalangan.

Materi pelatihan: Breaking Paradigm, Basic Enterpreneur, Business Opportunity, Business Management, Business Plan, Business Network, Risk Management, Business Communication Strategic, The Great Enterpreneur.

12. PUBLIC SERVICE COMMUNICATION

Target : Memberikan perubahan paradigma bagi para aparatur pemerintah dari paradigma kewenangan menjadi paradigam pelayanan sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik dan prima (Service Excellent) pada masyarakat yang dilayani.

Sasaran : Pekerja atau karyawan pada semua level management pada instansi pemerintah/BUMN/ RSUD. Dapat pula diperuntukkan bagi para front liner, maupun pejabat pada sebuah instansi.

Materi Pelatihan : Breaking Paradigm for Public Service Excellent, Konsep Diri dan Pelanggan (costumer), Prinsip dasar dalam pelayanan prima (Melayani dengan Hati Nurani), Communications Awareness , Handling Complaint (penanganan keluhan yang efektif), Spiritual Worker (Bekerja dengan Hati Nurani)


13. COMMUNICATION SKILL TRAINING

Target : memberikan kemampuan berkomunikasi yang efektif dan berkomunikasi dengan hati sehingga dapat menjadikan hubungan yang positif dengan semua orang.

Sasaran : semua kalangan (professional, karyawan dsb), pelajar, guru/dosen dsb.

Materi Pelatihan : The principal of communication, emphaty in communication, Effective communications strategy, communication by heart, listening skill, negotiation skill, body language, how to enfluence the others.


14. PUBLIC SPEAKING TRAINING

Target : memberikan kemampuan berkomunikasi yang efektif dihadapan public. Sasaran : instruktur, guru, MC, penceramah, orator, Pengurus Partai Politik dsb.

Materi Pelatihan : Public speaking strategy, The principal of communication, Effective communications strategy, , negotiation skill, body language, how to enfluence the others.

15. PUBLIC OPINION TRAINING

Target : memberikan kemampuan membangun opini dan mengukur tingkat opini public.

Sasaran : Humas Pemerintah / perusahaan, Humas Organisasi, Pengurus Partai Politik, Humas RS dan lembaga pendidikan.

Materi Pelatihan : Public opinion strategy, measurable of Public opinion, designing Public opinion, Issue Management, Public Opinion Polling.

16. RISET PENGUKURAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT / PELANGGAN (IKM)

Tujuan : melakukan pengukuran tingkat kepuasan pelanggan/masyarakat (IKM) terhadap kinerja pelaksanaan pelayanan publik sehingga dapat dijadikan dasar bagi penetapan kebijakan lanjutan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan kepada publik.

Sasaran : lembaga/instansi pemerintah, BUMN, RSUD.

Materi Riset : penilaian terhadap 14 indikator pelayanan sebagaimana yang ditetapkan dalam SK Menpan. Antara lain : prosedur pelayanan, persyaratan, keberadaan, kedisiplinan, tanggungjawab, kemampuan, kecepatan, keadilan, kesopanan/keramahan, kewajaran biaya, kepastian biaya, kepastian jadwal, kenyamanan lingkungan, keamanan dalam memberi pelayanan.

Hasil : nilai indeks rata-rata dalam pelayanan, prioritas peningkatan kualitas layanan, kesimpulan indeks kepuasan masyarakat, solusi dalam rangka peningkatan kualitas layanan.

17. OUTDOR OUTBOUND TRAINING:

Target : melatih peserta melalui aktifitas rekreatif tersturktur (Edutainment) dengan mengeksplorasi potensi peserta secara nyata melalui akfifitas di alam terbuka, hal ini sangat baik untuk dapat meningkatkan potensi kualitas SDM baik sebagai individu maupun kelompok.

Sasaran : Segala Usia (8 – 20 th), mahasiswa, Guru/ lembaga Pendidikan, Kalangan Profesional, Karyawan (instansi/Perusahaan baik Pemerintah/Swasta).

Materi Pelatihan : Leadership, Team work / Team Building, Spiritual Otbund, Enterpreneurship, communication, Service Excellent Outbond.

Macam Pelatihan OUTDOOR TRAINING:

1. Outbound Management Training (untuk karyawan / profesional)

2. Emotional Spiritual Camp (semua usia)

3. Great Teacher Camp (untuk para Guru Kreatif)

4. Student SuperComp (untuk Siswa / lpelajar. SMP, SMU, Mahasiswa)

5. Teenagers Leadership Adventure (untuk remaja kreatif SMP, SMU)

6. Kids Leadership Adventure (untuk anak‑anak)

7. Family Gathering (untuk keluarga)